Piala AFF 2022 : Tim nasional Indonesia Jadi Team yang Paling Sering Membuat Pelanggaran

jadwalpialadunia

Jadwalpialadunia. Tim nasional Indonesia bermain tidak optimal saat ditahan imbang Tim nasional Thailand dengan score 1-1 dalam pertandingan lanjutan Group A Piala AFF 2022. Hasil ini juga menjadi bahan evaluasi untuk pelatih Shin Tae-yong.

 

Bagaimana tidak, Tim nasional Indonesia mencatat jumlah pelanggaran yang tinggi sekali pada pertandingan ini. Angkanya cukup fenomenal bila dibanding dengan Thailand.

 

Sejauh pertandingan berjalan, tim Merah Putih telah mencatat keseluruhan 27 kali pelanggaran. Jumlahnya hampir 2x lipat dari Thailand yang hanya melakukan sekitar 14 kali.

jadwalpialadunia

Beruntungnya, tingginya jumlah pelanggaran ini tidak berbanding lurus dengan kartu yang diberi oleh wasit. Karena, Indonesia hanya kantongi satu kartu kuning saja, yaitu untuk Jordi Amat.

 

Catatkan Pelanggaran Paling tinggi

Dengan catatan 27 kali pelanggaran itu, tim Merah Putih sekarang melesat ke posisi paling atas dalam perincian team yang paling banyak melakukan di Piala AFF 2022.

 

Masalahnya secara keseluruhan, Tim nasional Indonesia telah melakukan 47 kali. Jumlah ini sebagai akumulasi dari 2 pertandingan sebelumnya di Group A.

 

Pada pertandingan pertama melawan Kamboja, misalkan, anak asuh Shin Tae-yong melakukan sekitar 11 kali. Jumlah ini semakin bertambah sembilan angka yang bersumber pada pertandingan ke-2 melawan Brunei Darussalam.

 

Ini jadi catatan pelanggaran paling tinggi dibandingkan dengan semua peserta Piala AFF 2022. Di posisi ke-2 , ada Malaysia dengan catatan 45 kali pelanggaran, dituruti Brunei Darussalam dengan 42 kali.

 

Daftar Penyumbang Pelanggaran

Dari semua nama pemain yang dibawa oleh Shin Tae-yong ke Piala AFF 2022, ada empat nama pemain yang terdaftar sebagai aktor pelanggaran paling tinggi.

 

Menurut situs resmi Piala AFF 2022, daftar paling atas ditempati Egy Maulana Vikri. Pemain yang telah tampil 3x di Group A Piala AFF 2022 ini melakukan sekitar 8x.

jadwalpialadunia

Seterusnya, ada Asnawi Mangkualam yang telah mencatat 5 kali, dan dituruti Yakob Sayuri dan Jordi Amat yang sama melakukan sekitar 4x.

 

Khusus untuk Jordi Amat, bek kelahiran Spanyol ini harus lebih waspada. Masalahnya ia telah mengumpulkan dua kartu kuning dan jadi peraup paling banyak di Piala AFF 2022.

 

Selain Jordi Amat, dua pemain Tim nasional Indonesia lainnya yang telah kantongi satu kartu kuning adalah Asnawi Mangkualam dan Rizky Ridho.

 

Penilaian untuk Pertandingan Terakhir

Catatan pelanggaran ini tentu saja harus menjadi penilaian tersendiri untuk Shin Tae-yong. Karena, Indonesia akan jalani pertandingan penting melawan Filipina.

 

Tanding yang akan menjadi laga penetapan nasib Tim nasional Indonesia ini akan berlangsung di Stadion Rizal Memorial, Manila, Senin (2/1/2023).

 

Bila sanggup meraih tiga point, tim Merah Putih bisa mengunci satu tempat di babak semi-final tak perlu bergantung pada laga yang lain di Group A.

 

Hasil laga Tim nasional Indonesia di Piala AFF 2022

Indonesia 2-1 Kamboja

(Egy Maulana Vikri 7′, Witan Sulaeman 35′; Sareth Krya 15′)

Brunei Darussalam 0-7 Indonesia

(Syahrian Abimanyu 20′, Dendy Sulistyawan 41′, Egy Maulana Vikri 59′, Ilija Spasojevic 60′, Ramadhan Sananta 68′, Marc Klok 86′, Yakob Sayuri 90+2′)

Indonesia 1-1 Thailand

(Marc Klok (p) 50′; Sarach Yooyen 79′)

 

Tanding melawan Thailand pada lanjutan Group A Piala AFF 2022 yang berjalan dengan cukup keras harus menjadi penilaian khusus untuk pelatih Tim nasional Indonesia, Shin Tae-yong.

 

Masalahnya Tim nasional Indonesia mencatat jumlah pelanggaran yang sangat tinggi pada laga ini. Angkanya cukup fantastis bila dibanding dengan Thailand.

 

Sejauh pertandingan berjalan, tim Merah Putih telah mencatat keseluruhan 27 kali pelanggaran. Banyaknya hampir 2x lipat dari Thailand yang hanya melakukan sekitar 14 kali.

 

Beruntung, tingginya jumlah pelanggaran ini tidak berbanding lurus dengan kartu yang diberi oleh wasit. Karena, Indonesia cuma mengantongi satu kartu kuning saja, yaitu untuk Jordi Amat.

 

Catatkan Pelanggaran Paling tinggi

Dengan catatan 27 kali pelanggaran itu, tim Merah Putih sekarang melesat ke posisi paling atas dalam perincian team yang paling banyak melakukan di Piala AFF 2022.

 

Pasalnya , secara keseluruhan, Tim nasional Indonesia telah melakukan 47 kali. Jumlah ini sebagai akumulasi dari 2 pertandingan awalnya di Group A.

 

Pada pertandingan pertama melawan Kamboja, misalkan, anak asuh Shin Tae-yong melakukan sekitar 11 kali. Jumlah ini semakin bertambah sembilan angka yang bersumber pada pertandingan ke-2 melawan Brunei Darussalam.

 

Ini jadi catatan pelanggaran paling tinggi dibanding semua peserta kejuaraan AFF 2022. Di posisi ke-2 , ada Malaysia dengan catatan 45 kali pelanggaran, diikuti Brunei Darussalam dengan 42 kali.

 

Daftar Penyumbang Pelanggaran

Dari semua nama pemain yang dibawa oleh Shin Tae-yong ke Piala AFF 2022, ada empat nama pemain yang terdaftar sebagai aktor pelanggaran paling tinggi.

 

Menurut situs resmi Piala AFF 2022, daftar paling atas ditempati Egy Maulana Vikri. Pemain yang telah tampil 3x di Group A Piala AFF 2022 ini melakukan sekitar 8x.

 

Seterusnya, ada Asnawi Mangkualam yang telah mencatat 5 kali, dan dituruti Yakob Sayuri dan Jordi Amat yang sama melakukan sekitar 4x.

 

Khusus untuk Jordi Amat, bek kelahiran Spanyol ini agar lebih waspada. Masalahnya ia telah mengumpulkan dua kartu kuning dan jadi peraup paling banyak di Piala AFF 2022.

 

Selainnya Jordi Sangat, dua pemain Tim nasional Indonesia yang lain yang telah mengantongi satu kartu kuning adalah Asnawi Mangkualam dan Rizky Ridho.

 

Penilaian untuk Pertandingan Terakhir

Catatan pelanggaran ini tentu saja harus menjadi penilaian tertentu untuk Shin Tae-yong. Karena, Indonesia akan jalani pertandingan penting melawan Filipina.

 

Laga yang akan menjadi pertandingan penetapan nasib Tim nasional Indonesia ini akan berjalan di Stadion Rizal Memorial, Manila, Senin (2/1/2023).

 

Jika sanggup meraih tiga point, tim Merah Putih bisa mengunci satu tempat di babak semi-final tanpa harus bergantung pada pertandingan yang lain di Group A.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *